Andaikan waktu itu adalah sebuah buku,
Maka biarlah aku membuka lembaran yang pernah membuat aku tertawa, menangis, dan bahagia dengan mu.
Tapi sayangnya, halaman itub telah kau sobek,
Dan aku hanya bisa menatap sobekan itu.
Setidaknya halaman itu pernah menuntunku untuk melanjutkan lembaran berikutnya,
Apapun yang kurasa, aku tetap bahagia,
Karena, tanpa lembaran itu aku tak kan mampu sampai disini......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar